Maksud Hakiki:hidup yang hakiki ialah hidup yang mempunyai tujuan untuk mencapai segala kesempurnaan; pada hakikinya pada hakikatnya (sesungguhnya), sebenarnya; tugas hakiki tugas yang sebenarnya; (walau dimana kita berada di langit,bumi,lautan tiada tempat untuk lari dari Allah, takutlah padaNya dan jangan takut pada mahkluk ciptaanNya)
Pages
- Youtube Kuliah AKS
- Youtube Online Majlis Ilmu
- Home
- Ustaz Wan Hizam
- Ustaz Auni Mohamad ...
- Ustaz Nazmi Karim
- Ustaz Mat Esa Deraman
- Ustaz Abdullah Khairi
- Kuliah Ust. Azhar Idrus
- Kuliah Ust. Shamsuri Ahmad
- Ustaz Muhammad Fawwaz Mad Jan
- Kuliah Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat
- Kuliah Ust.Kazim Elias
- Kuliah Tuan Guru Haji Abdul Hadi Awang
Sunday, August 12, 2012
SAIYIDINA ABU BAKAR AS-SIDDIQ R.A.
Saturday, April 14, 2012
Siapa Ahmad Deedat?


Beliau telah mengambi keputusan mendalami pengetahuan tentang Bible, lalu meninggalkan pekerjaannya dan mula membuat persediaan untuk menghadapi para mubaligh tersebut. Pada tahun 1959 beliau mula menyusun strategi dakwahnya melalui dialog dan perbahasan yang dijalankan dengan paderi-paderi.
Beliau menulis bukunya yang pertama yang berjudul “Muhammad dalam Perjanjian Lama dan Baru”, kemudian disusuli buku yang berjudul “Adakah Bible kalimat Allah?” Beliau memulakan perdebatannya dengan tokoh-tokoh
gereja pada tahun 1944 di segenap pelosok dunia, seperti Britain, India, Zimbabwe,
Mauritania, Malawi, Amerika Syarikat, Sweden dan lain-lain lagi.
Beliau telah kembali ke rahmatullah pada 8 Ogos 2005 dengan meninggalkan pelbagai
khazanah ilmiah dalam bentuk tulisan, ceramah dan perdebatan yang menjadi inspirasi kepada
mereka yang terbabit dalam mempertahanakan Islam melalui perbincangan perbandingan agama.
Semoga Allah mencucuri rahmat-Nya kepada beliau dan meletakkannya di maqam tertinggi
dalam kalangan para auliya as-solihin.
Berikut Dibawah sedikit Video Ahmad Deedat
Debat Sheikh Ahmed Deedat dgn Dr Anis Shorrosh di Royal Albert Hall, London
Tajuk :Apakah Yesus itu Tuhan?
http://www.youtube.com/watch?v=c0mNtGKyXjM&list=PLB30E715C026E3E66&index=1&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=854a4zhh0bc&list=PLB30E715C026E3E66&index=2&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=WMpVxm9WHEY&list=PLB30E715C026E3E66&index=3&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=80K--a5tpps&list=PLB30E715C026E3E66&index=4&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=q6qdTTfb_gU&list=PLB30E715C026E3E66&index=5&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=q8BYl2e5Q5A&list=PLB30E715C026E3E66&index=6&feature=plpp_video
Debat: Apakah Alkitab Firman Tuhan. A. Deedat dgn J.Swaggart di Amerika
Apakah Alkitab Firman Tuhan. A. Deedat dgn J.Swaggart di Amerika, dilanjutkan dengan Tanya Jawab.
Oleh J.Swaggart
http://www.youtube.com/watch?v=JcFeKeXC_Fw&list=PLEFF5CA34D979EB51&index=1&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=Dho6cmAIT_w&list=PLEFF5CA34D979EB51&index=2&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=H6i6N8oFLRA&list=PLEFF5CA34D979EB51&index=3&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=Bti_WrVtX04&list=PLEFF5CA34D979EB51&index=4&feature=plpp_video
Oleh Ahmed Deedat
http://www.youtube.com/watch?v=zy5Wqabpulo&list=PL0FD1D368FE3B163B&index=1&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=SvGF1Ln2UeI&list=PL0FD1D368FE3B163B&index=2&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=cGFo2r0UaY0&list=PL0FD1D368FE3B163B&index=3&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=0b307iXj8WM&list=PL0FD1D368FE3B163B&index=4&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=CXQJoDyUG9o&list=PL0FD1D368FE3B163B&index=5&feature=plpp_video
Tanya Jawab, setelah debat " Apakah Alkitab Firman Tuhan? ", Sheikh Ahmed Deedat dgn Jimmy Swaggart di Univ. of Louisiana, Baton Rouge, Amerika
http://www.youtube.com/watch?v=mAjR4QH0kpA&list=PLC89A732E0CC79371&index=1&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=B2LKZX38efI&list=PLC89A732E0CC79371&index=2&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=181sM8QkAJM&list=PLC89A732E0CC79371&index=3&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=gOo9HxtxpsI&list=PLC89A732E0CC79371&index=4&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=LVIOzhMSbMw&list=PLC89A732E0CC79371&index=5&feature=plpp_video
Apakah Alkitab Firman Tuhan? Kupasan
http://www.youtube.com/watch?v=WaLGiTS_oRM&list=PL115A0C732C94B585&index=1&feature=plpp_videohttp://www.youtube.com/watch?v=6wNGRG-TOr8&list=PL115A0C732C94B585&index=2&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=-q7LAxj8X10&list=PL115A0C732C94B585&index=3&feature=plpp_video
Al-Qur'an Mukjizat Dari Segala Mukjizat
http://www.youtube.com/watch?v=wYmJmx1EKCc&list=PLF30377E093266276&index=1&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=LgyNntS0_kI&list=PLF30377E093266276&index=2&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=p0EPQG6R9ts&list=PLF30377E093266276&index=3&feature=plpp_video
Nabi Muhammad SAW Pewaris Nabi Isa (Yesus)
http://www.youtube.com/watch?v=9ctGWx7I2uQ&list=PL79B318FC5362B392&index=1&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=qREF26LgUOE&list=PL79B318FC5362B392&index=2&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=y02jS9IWyqE&list=PL79B318FC5362B392&index=3&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=93DxsJl0aik&list=PL79B318FC5362B392&index=4&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=5vgyF5-jut8&list=PL79B318FC5362B392&index=5&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=-EoCjgx3RUE&list=PL79B318FC5362B392&index=6&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=Pvy9OsoXFmE&list=PL79B318FC5362B392&index=7&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=K3Xy1Y-rwbA&list=PL79B318FC5362B392&index=8&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=a8yMMXx-yms&list=PL79B318FC5362B392&index=9&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=vRzyrSgJI7k&list=PL79B318FC5362B392&index=10&feature=plpp_video
http://www.youtube.com/watch?v=iidPwnfS8yg&list=PL79B318FC5362B392&index=11&feature=plpp_video
Sumber Youtube: Amriyusra
Monday, March 19, 2012
NASIHAT RASULULLAH KEPADA AISYAH R.A

‘Aisyah r.a meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda “Hai Aisyah, aku nasihatkan kepada kamu. Hendaklah kamu sentiasa mengingat nasihatku ini. Sesungguhnya kamu akan sentiasa di dalam kebajikan selama kamu mengingati nasihatku ini…”
Isi nasihat Rasulullah s.a.w tersebut bolehlah dirumuskan seperti berikut: Hai, Aisyah, peliharalah diri kamu. Ketahuilah bahwa sebagian besar daripada kaum kamu (kaum wanita) adalah menjadi kayu api di dalam neraka.
Diantara sebab-sebabnya ialah mereka itu :
(a) Tidak dapat menahan sabar dalam menghadapi kesakitan (kesusahan), tidak sabar apabila ditimpa musibah
(b) Tidak memuji Allah Ta’ala atas kemurahan-Nya, apabila dikaruniakan nikmat dan rahmat tidak bersyukur.
(c) Mengkufurkan nikmat; menganggap nikmat bukan dari Allah
(d) Membanyakkan kata-kata yang sia-sia, banyak bicara Yang tidak bermanfaat.
Wahai, Aisyah, ketahuilah :
(a) Bahwa wanita yang mengingkari kebajikan (kebaikan) yang diberikan oleh suaminya maka amalannya akan digugurkan oleh Allah
(b) Bahwa wanita yang menyakiti hati suaminya dengan lidahnya, maka pada hari kiamat, Allah menjadikan lidahnya tujuh puluh hasta dan dibelitkan di tengkuknya.
(c) Bahwa isteri yang memandang jahat (menuduh atau menaruh sangkaan buruk terhadap suaminya), Allah akan menghapuskan muka dan tubuhnya Pada hari kiamat.
(d) Bahwa isteri yang tidak memenuhi kemahuan suaminya di tempat tidur atau menyusahkan urusan ini atau mengkhiananti suaminya, akan dibangkitkan Allah pada hari kiamat dengan muka yang hitam, matanya kelabu, ubun-ubunnya terikat kepada dua kakinya di dalam neraka.
(e) Bahwa wanita yang mengerjakan sholat dan berdoa untuk dirinya tetapi tidak untuk suaminya, akan dipukul mukanya dengan sholatnya.
(f ) Bahwa wanita yang dikenakan musibah ke atasnya lalu dia menampar-nampar mukanya atau merobek-robek pakaiannya, dia akan dimasukkan ke dalam neraka bersama dengan Isteri nabi Nuh dan isteri nabi Luth dan tiada harapan mendapat kebajikan syafaat dari siapa pun.
(g) Bahwa wanita yang berzina akan dicambuk dihadapan semua makhluk di hadapan neraka pada hari kiamat, tiap-tiap perbuatan zina dengan lapan puluh kali cambuk dari api.
(h) Bahwa isteri yang mengandung ( hamil ) baginya pahala seperti berpuasa pada siang harinya dan mengerjakan qiamullail pada malamnya serta pahala berjuang fi sabilillah.
(i) Bahwa isteri yang bersalin ( melahirkan ), bagi tiap-tiap kesakitan yang dideritainya diberi pahala memerdekakan seorang budak. Demikian juga pahalanya setiap kali menyusukan anaknya.
(j) Bahwa wanita apabila bersuami dan bersabar dari menyakiti suaminya, maka diumpamakan dengan titik-titik darah dalam perjuangan fisabilillah.
Semoga ahlia-ahlia (isteri-isteri) kita dapat mengambil nasihat Nabi pada Aisyah ini di dalam kehidupan mereka. Namun kita sebagai suami hendaklah selalu mendoakan agar ahli-ahlia (isteri-isteri) kita bersifat seperti isteri-isteri Nabi saw serta kita hendaklah juga selalu memaafkan kesalahan dan kesilapan mereka. Pernah seorang lelaki mendatangi Umar r.a untuk mengambil pandangan berkaitan masaalah isterinya yang banyak bersongeh dan berleter. Setelah sampai didapati isteri Umur r.a pun seperti isterinya suka bersongeh dan berleter. Lalu ia pun meninggalkan Umar r.a. Setelah berjalan beberapa langkah Umar r.a menyedari lalu memanggil lelaki itu datang semula menghampirinya.
Setelah diterangkan maksud kedatangannya lalu Umar r.a pun berkata,: "Siapa mereka, mereka adalah isteri kita. Mereka mendidik dan memelihara anak-anak kita. Merekalah yang menjaga harta benda kita. Mereka memasak makanan serta membasuh pakaian kita. Dan yang lebih penting mereka memelihara kita dari terjebak dengan zina. Sedikit kesilapan dan kesalahan mereka maafkanlah". Lalu lelaki itu pun pulang dengan perasaan puas dengan nasihat Umar r.a.
Wallahua'lam
Wednesday, February 08, 2012
Doa Selepas Mengambil Wudhuk

Asy hadu allailaha illallahu wahdahu lasyarikalah, wa asy hadu anna muhammadan ‘abduhu warasuluh. Allahummaj ‘alni manat tawabina waj ‘alni minal mutatahirin. waj ‘alni min abdikas solihin. Subhanakallahumma wabihamdika asy hadu alla illa anta astagfiruka waatubu ilaik. Wasollallahu ‘ala saiyidina muhammadiw waala alihi wasahbihi wassalam.
Maksudnya:
Aku menyaksikan bahawa tiada Tuhan melainkan Allah yang esa tiada yang menyekutuinya. Dan aku menyaksikan bahawa Muhammad itu hamba dan pesuruhnya. Ya Allah , jadikanlah aku dari hambaMu yang soleh. Maha Suci Allah dengan sifat kepujianMu. Aku menyaksikan tiada Tuhan melainkan Engkau. Ku mohon ampun dan taubat padaMu. Dan Allah rahmati serta sejahterakanlah junjungan kami Muhammad, keluarga serta sahabat-sahabat Baginda.
“Sesiapa yang mengambil wudhuk dengan baik kemudian dia berkata, Asyhadu al laa ilaaha illAllah wahdahu laa syarikalah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘Abdahu wa rasulluh, Allah hummaj ‘alni minat tawwaabin, waj’alni minal mutatohhiriin (maksudnya: Aku bersaksi bahawa tiada Tuhan selain Allah esa (Tuhan) saja tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahawa Muhammad itu adalah hamba dan utusanNya.
Allah jadikanlah aku dari kalangan orang yang banyak bertaubat dan jadikanlah aku dari kalangan orang yang menyucikan diri), akan dibuka untuknya kesemua lapan pintu-pintu syurga agar dia memasukinya dari mana dia suka.
(Hadis Riwayat Al-Tarmizi(50);Sahih:Sahih Al-Tarmizi(55) dan Al-Nasai(148);Sahih:Sahih Al-Nasai(148))
Monday, February 06, 2012
Guna Insya-Allah untuk menipu
"jemputlah datang rumah malam ini, ada kenduri arwah sikit""Insyallah saya datang""janji tau petang ni kita ke bandar""Insyallah...""Janji kamu taknak ulang kesalahan ini lagi!""Insyallah cikgu"
Sabda Rasulullah s.a.w yang maksudnya: “Ada empat perkara, sesiapa yang melakukannya maka ia adalah seorang munafik tulen. Sesiapa yang melakukan satu daripada empat perkara itu, maka ia mempunyai salah satu daripada sifat munafik, hingga dia meninggalkannya . (Empat sifat itu ialah) apabila dipercayai ia khianat, apabila bercakap ia berdusta, apabila berjanji ia mungkir dan apabila bertengkar ia mengenepikan kebenaran. (Menegakkan benang basah ) “. Riwayat Ahmad
bagaimana jika sudah terlanjur berjanji palsu?
mohonlah kemaafan
Sunday, February 05, 2012
Apakah Wujud Hukum Karma Dalam Islam ???
Thursday, February 02, 2012
Misteri Mayat Di Kubah Masjid Nabawi
Tempat tersebut dahulunya adalah rumah baginda Rasul Saw kerana setiap Rasul yang diutus oleh Allah Swt dimakamkan di mana dia wafat. Sebagaimana sabda Nabi Saw: Tidak dicabut nyawa seorang Nabi pun melainkan dikebumikan dimana dia wafat. (HR. Ibnu Majah)
Sejarah bercerita, ketika Nabi sampai di Madinah, pertama sekali dikerjakan Nabi Saw adalah membina Masjid Nabawi dengan membeli tanah berharga 10 dinar kepunyaan dua orang anak yatim Sahl dan Suhail berukuran 3 x 30 m.
Bangunan yang sederhana itu hanya berdindingkan tanah yang dikeringkan, bertiangkan pohon kurma dan beratapkan pelepah kurma. Sebelah Timur bangunan Masjid Nabawi dibina rumah Nabi Saw.
Manakala di sebelah Barat dibina ruangan untuk orang-orang miskin dari kaum Muhajirin yang pada akhirnya tempat itu dikenali dengan tempat ahli Suffah (kerana mereka tidur berbantalkan pelana kuda).
Pada tahun ke-7 H, Nabi mengadakan perluasan Masjid Nabawi ke arah Timur, Barat, dan Utara sehingga berbentuk bujursangkar 45 x 45 m dengan luas mencapai 2.025 m2 .
Program jangka panjang untuk memperluas Masjid Nabawi seperti yang kita lihat sekarang ini diisyaratkan oleh Nabi Saw dengan sabdanya menjelang wafat: “Selayaknya kita memperluas masjid ini”.
Hingga pada tahun ke-17 H, Amirul Mukminin Umar bin Khattab khalifah kedua, memperluas ke arah Selatan dan Barat masing-masing 5 m dan ke Utara 15 m, dan diteruskan oleh Usman bin Affan khalifah ketiga memperluas ke arah Selatan, Utara dan Barat masing-masing 5 m pada tahun ke-29 H.
Akhirnya pada masa Khalifah Bani Umayyah Al-Walid bin Abdul Malik pada tahun 88 H, memperluas ke semua sisi Masjid Nabawi termasuk ke arah Timur (rumah Nabi) dan bilik-bilik isteri Nabi (hujurat) sehingga makam Nabi Muhammad Saw, Abu Bakar Siddiq, dan Umar bin Khattab termasuk sebahagian dari masjid dan berada di dalam masjid yang sebelumnya terpisah dari masjid.
Inilah yang menjadi perbahasan para ulama dan fukaha di dalam Fikih Islam, iaitu mendirikan bagunan seperti rumah kubah, madrasah, dan masjid di atas kubur. Kerana Nabi Saw bersabda : Allah mengutuk umat Yahudi dan Nasrani yang membuat kubur para nabi mereka menjadi masjid-masjid (tempat peribadatan). (HR. Bukhari Muslim)
Hadis di atas difahami oleh sebahagian ulama terutama di kalangan pengikut Syekh Muhammad bin Abdul Wahab (Th. 1115 H/ 1703 M di Masjid Saudi Arabia, dan aliran ini disebut oleh saingannya sebagai aliran Wahabiyah, dan di Indonesia dengan aliran Salafi).
Secara umum, tidak boleh melakukan kegiatan ibadah di atas kubur, berdoa menghadap kubur, dan membina kubah di atas kuburan.
Terakhir ada seorang manusia yang memanjat kubah hijau Masjid Nabawi untuk dihancurkan, lalu disambar petir secara tiba-tiba dan mati. Mayatnya melekat pada kubah hijau tersebut dan tidak dapat diturunkan sehingga sekarang.
Syekh Zubaidy, ahli sejarah Madinah menceritakan ada seorang soleh di kota Madinah bermimpi, dan terdengar suara yang mengatakan “Tidak ada seorang pun yang dapat menurunkan mayat tersebut, agar orang yang di kemudian hari dapat mengambil, i’tibar”.
Hingga sekarang mayat tersebut masih ada dan dapat disaksikan terus dengan mata kepala. Bagi yang tidak dapat berkunjung ke sana dapat mengakses internet google “Ada Mayat di atas Kubah Masjid Nabawi”.
Pengajaran yang dapat diambil dari kisah ini, terlepas dari kebenarannya, bahwa kembali kepada Tauhid yang murni seperti zaman Rasul Saw adalah tujuan dari dakwah Islam dan misi para Rasul dan umat Islam mesti menerimanya, jika tidak ingin menjadi orang musyrik.
Akan tetapi pemeliharaan nilai sejarah dan para pelaku sejarah juga penting, kerana Allah berfirman : Sungguh di dalam sejarah mereka terdapat pengajaran bagi orang-orang yang berakal. (QS. Yusuf : 111).
Akhirnya jika pelaku sejarah tidak boleh dikenang, tidak dimuliakan, tidak dihormati, kuburnya diratakan, bagaimana kita mengambil pelajaran dari sejarah tersebut?
Adapun maksud Nabi Saw Allah mengutuk Yahudi dan Nasrani menjadikan kubur sebagai tempat ibadah, adalah menyembah kubur. Semoga kita dapat pengajaran. Wallahua’lam



